Rabu, 30 Desember 2015

2PA04-Tugas III-kelompok 8-Mengembangkan Kepercayaan dalam Tim Virtual


30 Desember 2015, 22.06 WIB

Mengembangkan Kepercayaan dalam Tim Virtual
Tim Virtual adalah sebuah tim yang dibentuk karena adanya keterbatasan waktu dan ruang dan tidak dapat bersatu secara fisik antara satu sama lain sehingga dibuatlah Tim Virtual menggunakan jaringan komputer agar dapat mencapai tujuan bersama. Tim Virtual biasanya dibuat ketika sekelompok orang ingin mengerjakan tugas kelompok atau hanya sekedar ingin berbagi informasi. Berikut adalah beberapa perbedaan dan persamaan Tim Virtual dengan tim yang bertemu secara fisik, antara lain:
Persamaan
      1.   Adanya tujuan  yang ingin dicapai  bersama
      2.   Adanya komunikasi dari setiap anggota tim
      3.   Memerlukan adanya diskusi tim
      4.   Kepercayaan dalam tim
  Perbedaan
      1.  Kontak sosial yang terbatas pada tim virtual
      2.  Ruang dan waktu
      3.  Tingkat emosional setiap anggota
Rasa saling percaya disetiap anggota tim sangatlah diperlukan, agar tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud secara maksimal. Namun dengan kurangnya kontak sosial, rasa saling percaya antar anggota tim dapat berkurang sehingga kemungkinan untuk gagal sangatlah mungkin dalam tim virtual. Dalam mengatasi hal ini saya memiliki beberapa cara agar rasa saling percaya dari setiap anggota tim dapat tumbuh sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud secara maksimal, berikut caranya:
      1.       Pemimpin yang kompeten
Adakalanya anggota tim akan patuh dan percaya kepada pemimpinnya jika pemimpin itu mempunyai kompetensi yang lebih seperti keterampilan dan pengalaman yang sangat memadai.
      2.        Membagi tugas dengan rata
Menurut saya pembagian tugas merupakan salah satu faktor timbulnya kepercayaan dalam tim virtual. Ketika seorang anggota tim merasa tugasnya lebih berat daripada yang lain, orang tersebut akan berprasangka buruk terhadap anggota yang lain seperti prasangka adanya hubungan khusus antara pemimpin dan salah satu anggota lainnya.
      3.       Keaktifan setiap anggota
Setiap anggota tim harus aktif dalam forum diskusi yang sudah direncanakan. Dalam setiap pertemuan virtual tersebut setiap anggota harus menjelaskan hasil pekerjaan yang telah ia kerjakan dan jika terjadi kesalahan dapat dilakukan evaluasi dan  harus berperan aktif dalam memberi masukan-masukan terhadap evaluasi tersebut sehingga timbulnya kepercayaan antara aggota dengan anggota maupun anggota dengan pemimpin.
Kerjasama merupakan hal terpenting dalam sebuah tim, baik itu tim virtual maupun tim face to face. Karena dengan adanya kerjasama setiap anggota tim, akan memunculkan rasa kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama yang ingin diraih. Sekian pernjelasan dari saya mengenai hal-hal yang dapat membangun kepercayaan dalam Tim virtual.
            5 tantangan
Saya ingin berbagi 5 tantangan yang saya hadapi membangun virtual team untuk sebuah start-up di Silicon Valley: gabungan developer, tester, dan customer service di China, India, Mexico, dan Turki.
      a.      Communication
Mungkin ini salah satu hal yang paling sering mengakibatkan sakit kepala adalah komunikasi. Bagi yang sudah berpasangan, Anda pasti tahu betapa sulitnya berkomunikasi secara jelas dengan pasangan Anda. Hanya saja di dalam perusahaan masalah komunikasi biasanya jauh lebih rumit. Karena komunikasi yang kurang baik, sering terjadi software yang dihasilkan berbeda jauh dari apa yang diminta klien.
Keadaan ini menjadi lebih rumit, ketika ada variabel baru di mana anggota tim tidak punya satu bahasa yang sama: language barrier. Dokumen yang Anda tulis dalam bahasa Inggris belum tentu dapat dimengerti sepenuhnya oleh rekan kerja di Vietnam, misalnya. Begitu pula Anda mungkin sampai pada kesimpulan yang kurang tepat setelah membaca imel bahasa Inggris dari rekan kerja di China. Walau tidak ada solusi instan, penggunaan gaya bahasa sangat sederhana dan sering memberikan contoh pendukung yang jelas (seperti diagram, screenshot, wireframe, dsb) —asal jangan over-communicate, dapat mengurangi kesalahpahaman dan kerancuan.
      b.      Cultural Awareness
Selain komunikasi, toleransi dan pengetahuan akan budaya lain juga perlu diperhatikan. Cara penyampaian intensi baik di daerah A bisa diterima sebaliknya bila diterapkan di B. Erat kaitannya dengan komunikasi, terjemahan langsung atau direct translation dari satu bahasa ke bahasa lain tanpa memperhatikan konteks juga dapat menambah probabilitas salah pengertian antara anggota.
Satu anekdot: Pernah satu hari, rekan customer support di India mengakhiri sesi chat dengan manajernya, orang Amerika, dengan “Hope you have a busy day!” Walau ungkapan tersebut bermaksud ramah di daerah di mana rekan tersebut dibesarkan, lucu juga melihat manajernya terkejut dan dengan besar hati berusaha mencoba mengerti tanpa bergegas marah.
Pengadaan pedoman komunikasi (imel, sambutan, dll) ketika mulainya terbentuk tim terbukti dapat membantu mengurangi kesalahpahaman akibat perbedaan budaya. Kecuali memang seseorang sengaja bertindak tidak sepantasnya, biasanya dengan cukup waktu dan trial-and-error, kesadaran budaya ini biasanya dapat dipelajari dan dipraktekan dengan baik.
      c.       Self Motivation
Tidak semua orang berfungsi dengan baik dalam virtual team di mana setiap individu diharapkan bersifat self-motivated dan mampu bekerja secara mandiri tanpa pengawasan atau struktur eksternal. Faktor penting berikutnya adalah result-oriented, karena tidak ada rekan di sekitar yang sadar betapa intensifnya seseorang berusaha menyelesaikan tugas kecuali pada akhirnya dia dapat mendemonstrasikan hasil akhirnya dengan jelas.
      d.      Logistics
Pukul 8 malam hari Minggu di Silicon Valley = pukul 11 pagi hari Senin di pulau Jawa. Perbedaan time zone yang besar ini sering menjadi tantangan yang seru dalam segi pengaturan resources. Seandainya para developer di Jakarta perlu keputusan dari San Francisco untuk menyelesaikan suatu masalah, seseorang perlu memastikan ketergantungan ini bisa segera diselesaikan supaya tidak ada waktu yang terbuang percuma. Jika tidak, developer di Jakarta sudah siap kerja (Senin pagi) tapi perlu menunggu product manager-nya masih pesta di San Francisco (Minggu malam); setelah keputusan sudah terbentuk hari Senin di Amerika, pelaksanaannya akan tertunda menunggu developer di Jakarta siap kembali. Keterlambatan yang biasanya terjadi dalam jam, kini bisa menjadi hari.
      e.       Trust
            Ini tentunya tantangan yang paling besar untuk membentuk virtual team (apa saja, sebetulnya): memupuk kepercayaan atau trust di antara anggota tim. Trust sangatlah penting untuk mendukung semua point di atas: sebagai basis untuk komunikasi yang terbuka dan menyangga motivasi semua individu yang bersangkutan. Tanpa diragukan, trust memerlukan perhatian khusus di setiap titik perkembangan tim Anda.
            Terlepas dari challenges di atas, keberhasilan (termasuk proses untuk mencapainya) untuk membangun virtual team yang sukses sungguhlah berharga. Masing-masing tim member mendapat kesempatan untuk lansung terjun belajar berkomunikasi dengan lebih efektif, meningkatkan kesadaran akan budaya lain, dan mempersiapkan diri untuk proses kolaborasi di dalam pasar global. Belakangan ini saya menemukan kalau pengalaman ini bisa menjadi nilai tambah yang besar dalam resume Anda.
Sumber:http://www.navinot.com/2010/01/28/membangun-tim-virtual/
Kinerja Kelompok
18514263
Mencari materi,editing
M. Ihsan Fadhlurrahman
17514319
Mencari materi
Iqbal Yunus
13511664
Mencari materi
Rezarsyan
Mencari materi

Kamis, 12 November 2015

Aspek Psikologis dari Individu Pengguna Internet

 12 November 2015, 19:29 WIB

A. Aspek Psikologis dari Individu Pengguna Internet dan Karakter Kepribadian Penggunaan Internet
            Media internet memang sangat membantu manusia dalam kegiatan berkomunikasi dan informasi. Akan tetapi jika disalahgunakan maka internet akan bertolak belakang atau merusak. Banyak sekali terjadinya fenemona identitas diri melalui internet secara identitas nyata maupun identitas virtual yang memungkinkan individu mengubah identitas nyatanya ke sebuah identitas lain yang sifatnya virtual dan karakteristik seorang indvidu. Saat ini banyak sekali jejaring sosial yang bermuculan, seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram dan lain-lain. Banyak orang  yang mengunakan identitas palsu atau bisa disebut anonim untuk mendaftrakan diri / menjadi penguna aktif dari salah satu jaringan sosial. Antaralain faktor-faktor yang membuat seseorang mengunakan identitas palsu adalah untuk menutup jejak didunia maya, dan menjaga repotasi harga diri. Dimana seseorang ingin meluapkan emosinya didunia maya, tanpa diketahui oleh orang lain siapa dia sebenarnya. Karakteristik seseorang akan telihat berbeda, ketika dia berada didunia nyata dengan saat dia berada di jejaring sosial. Saat didunia nyata mungkin dilihat karakternya sangat pendiam dan tidak mudah bergaul atau tidak asik untuk diajak berbicara, namun lain halnya saat didunia maya. Karakter dia menjadi anak yang mudah bergaul dan asik untuk diajak bebicara.
PEMBENTUKAN IDENTITAS MELALUI INTERNET
Menurut para ahli
 Stuart Hall dalam buku The Question Of Cultural Identity (1996)
dalam perkembangan era modern saat ini telah terjadi perkembangan dalam
mentransformasikan bentuk individualisme sebagai tempat konsepsi baru mengenai individu
dan bagaimana identitas itu bekerja.
 Nasrullah (2011)
            Identitas merupakan perasaan memiliki yang muncul dari persamaan dengan sebagian orang dan dari perbedaan dengan orang lain. Identitas adalah bagaimana
seseorang melihat dirinya sendiri, kelompoknya serta lingkungannya. Secara umum,
identitas sebuah komunitas atau kelompok  berasal dari individuindividu yang ada
didalamnya.Identitas juga dapat membentuk orang lain, artinya orang lain dapat terbentuk
oleh identitas yang telah ada dalam suatu kelompok secara sosial maupun kultural.
 Erving Goofman (1959)
            Menyebutkan bahwa “a performance can be  defined as the sum of activity of a
given participant which seeks to influence the audience in any way”. Menurutnya setiap
individu pada dasarnya mereka melakukan konstruksi identitas dirinya dengan cara
menampilkan diri. Penampilan diri inilah yang menjadi keinginan untuk mendapatkan
pengakuan sosial tentang identitasnya ini.
Identitas juga merupakan suatu esensi yang dapat dimaknai melalui selera,
kepercayaan, sikap, dan gaya hidup. Dengan demikian identitas dapat dimaknai sebagai
penanda bahwa kita berbeda atau sama dengan yang lainnya. Identitas bukan merupakan
sesuatu yang tetap dan statis, tetapi ia merupakan sesuatu yang tumbuh dan berkembang.
Hall (1990) menyebutnya sebagai sesuatu yang tidak pernah sempurna selalu dalam proses
dan selalu dibangun dari dalam. Dengan demikian identitas merupakan sesuatu yang cair 
dan selalu mengalami pembentukan.
       1.      Fenomena Identitas Diri Melalui Internet
Melalui identitas online konsisten dengan teori-teori pembentukan sosial. Identitas online dapat digunakan untuk mengeksplorasi aspek-aspek diri, memfasilitasi kesadaran diri yang lebih besar dan menjadi katalis untuk perubahan positif. Bahkan identitas online justru memfasilitasi flexible selves seseorang yang merupakan adaptasi yang wajar dan perwujudan eksplorasi diri. Dunia maya juga memfasilitasi keterbukaan emosional di ruang maya yang membuat individu mampu mengekspresikan diri dan dimengerti. Hubungan yang berarti terbentuk di dunia maya, kerena media ini secara natural memfasilitasi individu memaparkan diri lebih intim denga mediasi layar dan nama samaran.
Transparansi membuat masyarakat sekarang berbuat maupun mencari sesuatu yang kredibel. Orang tidak gampang dibohongi. Semua jejak rekam kita ada di dalam internet. Kita dituntut bisa hidup otentik. Namun di sini lain, internet juga menyuguhkan ketidakotentikan yang ujungnya ketidakkredibelan. Contoh kasus, maraknya akun-akun palsu di media sosial yang mempunyai daya pengaruh kuat (di Twitter, misalnya Benny Israel). Selain itu, muncul gerakan Anonymous di media sosial. Hal ini yang justru melahirkan ketidakpercayaan. Di internet, kita bisa kelihatan jati diri kita tapi juga bisa menyembunyikan jati diri kita. Lain contoh adalah kejahatan maupun penipuan online, melalui Facebook yang selama ini marak. Fenomena kepribadian ganda juga bisa masuk di sini.
Contoh kasus :
Sebuah Universitas di Jeman meneliti seorang pasien wanita yang telah bermain games di internet selama beberapa jam sehari dengan periode lebih dari tiga bulan dan menggunakan berbagai personalitas dari sejumlah tokoh-tokoh rekaan secara lambat laun mengambil alih personalitas yang telah diabaikan. Pasien tersebut kehilangan kendali atas identitas dan kehidupan sosial miliknya sendiri, kata Bert de Wildt dari Universitas itu seperti dilaporkan DPA dalam psikoanalisis para ahli terapi menemukan pasien wanita itu telah berkembang menjadi berkepribadian ganda.
Adapun seseorang yang bernama Billy, nama aslinya William Stanley Milligan dia memiliki 24 kepribadian, dia adalah orang pertama dalam sejarah Amerika yang dianggap tidak bersalah atas berbagai tindak kriminal serius dengan alasan tidak waras, karena dia memiliki kepribadian majemuk. Dia tidak pernah ingat tindak kriminal yang dilakukannya. Orang lain melihat fakta-faktanya memang dia yang melakukan, tetapi Billy tidak pernah ingat dan tidak pernah merasa.
2.     Karakteristik Kepribadian Pengguna Internet
Kepribadian adalah karakteristik dinamik dan terorganisasi dari seorang individu yang mempengaruhi kognisi, motivasi, dan perilakunya. Kepribadian bersifat unik dan konsisten sehingga dapat digunakan untuk membedakan antara individu satu dengan lainnya. Keunikan inilah yang menjadikan kepribadian sebagai variabel yang digunakan untuk menggambarkan diri individu yang berbeda dengan individu lainnya.
Orang yang dalam dunia nyata terkenal pendiam, bisa menjadi pembual di dunia online. Hal ini kental dengan unsur paradoksnya, yakni orang berani menampilkan dirinya yang nyata (real self) di media yang tidak nyata atau lebih tepat disebut sebagai dunia virtual dan dengan identitas yang anonim.
B.  Aspek Demografis dari Individu Pengguna Internet
1.      Gender
·           Dampak positif internet
Dilihat dari segi positif nya internet memiliki banyak sekali dampak yang sangat luar biasa hebatnya pada dunia pengetahuan. Para wanita karir maupun ibu rumah tangga kini dapat memiliki banyak sumber dan pedoman serta informasi-informasi untuk dunia kerja maupun keperluan sehari-hari misalnya : informasi untuk pekerjaan ,informasi resep makanan bagi ibu rumah tangga.
Selain program didalam dunia kerja, internet juga menawarkan aplikasi berbentuk permainan elektronik yang pada umumnya tidak secara khusus diberi muatan pendidikan formal tertentu. Permainan elektronik tersebut membantu wanita karier untuk menghilangkan kejenuhan dalam berkerja, membuat strategi, membangkitkan semangat kepemimpinan, dan bermain peran (role play).
Internet juga bisa menjadi tempat bisnis bagi wanita yaitu dengan online shop dengan begitu wanita bisa mempunyai penghasilan sendiri namun ia tetap bisa dirumah mengurus keluarganya .
Internet telah banyak membantu manusia dalam segala aspek kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet apapun dapat kita lakukan baik positif maupun negative.
Dampak negatif internet
1)    Kejahatan di dalam dunia maya
2)    Pornografi
3)    Kekejaman dan Kesadisan
4)    Penipuan
5)    Penipuan belanja online
6)    Perjudian
7)    Mengurangi sifat sosial manusia
       2.    Usia
Masa anak-anak adalah masa keemasan dimana anak-anak berada dalam masa bermain serta belajar terhadap apa yang belum diketahuinya. Tapi, dimana sekarang perubahan teknologi semakin pesat, banyak anak-anak terutama pada anak yang berusia 5 hingga 12 tahun lebih menyukai bermain dengan teknologi baru seperti playstation, game online, handphone, tablet ataupun ipad.
Dampak positif :
1.      Memudahkan anak mendapatkan informasi dengan lebih cepat.
2.     Anak dapat mengenal serta menjalin komunikasi dengan  berbagai orang dari belahan dunia.
3.     Akibat kemajuan teknologi, banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang ternyata banyak disukai oleh anak-anak.
Dampak negatif :
1.      Anak terlalu cepat puas dengan pengetahuan yang didapatnya dari dunia.
2.     Karena teknologi memberikan banyak kemudahan, tidak sedikit anak-anak tidak sabar dalam menghadapi kelambatan dan kesulitan.
3.     Selain itu, kemajuan teknologi berdampak pada kurangnya sosialisasi anak pada teman-temannya karena lebih menyukai menyendiri dengan permainan teknologinya.
3.   Budaya
            Pada masa sekarang, kita semua pasti tahu bahwa kemajuan teknologi terasa begitu sangat pesat. Pesatnya kemajuan ini tentunya membawa banyak perubahan terhadap kebudayaan di Indonesia. Tidak bisa di pungkiri bahwa kemajuan teknologi informasi ini memang harus terjadi di Negara Indonesia ini, agar Negara Indonesia tidak kalah saing dengan Negara lain.Keterkaitan manusia dengan internet dalam bidang budaya adalah kita dapat memanfaatkan internet untuk menyebarkan budaya yang ada di Indonesia.
Dampakpositif
1.      Pertukaran informasi berlangsung sanga tcepat.
2.     Memudahkanpekerjaan manusia.
3.     Pekerjaan yang dilakukan seseorang menjadi lebih efektif dan efisien
4.     System pembelajaran tidak harus tatap muka dengan guru karena dengan kemajuan TIK khusunya Internet kita bisa melakukan V-class. Dan masih banyak yang lainnya.
Dampak negative
1.     Masuknya budaya asing yang tidak baik.
2.     Lupa akan waktu
3.     Merosotnya nilai moral
 
Daftar Pustaka
http://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/Formil/article/download/849/780?uvqezfriqeiqqe
pe?kbjzpeihvomfihoa
 http://anisatriananda.blogspot.co.id/2014/11/tugas-softkil-ke-2-aspek-psikologis.html
Erving Goofman, 1959.  The Presentation of Self in Everyday Life, Anchor,New York. 


 Kinerja Kelompok :
M. Ihsan Fadhlurrahman      17514319 searching materi, fasilitator
Nurul Fadhillah                    18514263 editing, searching materi

Kamis, 01 Oktober 2015

pengantar internet



1 Oktober 2015, 17:42 WIB
PENGANTAR INTERNET
(elektronic mail)

A. Mengenal e-mail

Electronic Mail (disingkat e-mail atau surat-elektronik) atau nama umumnya dalam bahasa Inggris “e-mail” (juga: posel atau pos elektronik, dan imel) adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet. Dengan surat biasa seseorang perlu membeli prangko sebagai biaya pengiriman, tetapi surat elektronik tidak perlu memakai biaya untuk mengirim. Biaya yang mungkin dikeluarkan hanyalah biaya untuk membayar koneksi internet.
B. Sejarah e-mail
Sejarah tentang e-mail tidak lepas pula dari sejarah perkembangan internet, dimana sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah, sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.
C. Anatomi Alamat e-mail
Alamat internet mempunyai 2 bagian penting yaitu :
  1. Dipisahkan oleh tanda axon/@ (tanda di)
  2. Bagian sebelum tanda @ (dibaca at)adalah kotak surat (ID) atau User Name atau nama pribadi kita dan sesudahnya adalah domain, yang biasanya nama penyedia jasa internet, seperti yahoo.com, gmail.com, plasa.com dan lain-lain
Anatomi e-mail, sebagai contoh:
Keterangan:
budiprama@teacher.com
  • budiprama : nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
  • teacher.com : nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
  • .com : subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
  • com: menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori bisnis/komersial (commercial)
Sama halnya dengan surat biasa yang harus melewati beberapa kantor pos sebelum sampai ke tujuannya, begitu dikirimkan oleh seseorang melalui komputer yang tersambung ke internet sebuah e-mail masuk ke beberapa komputer lain di sepanjang jaringan internet. Komputer-komputer itu disebut dengan e-mail server. Ketika e-mail tersebut sampai ke server yang menjadi tujuan (seperti yang ditunjuk pada alamat e-mail – kepada siapa kita menulis e-mail) e-mail tersebut disimpan pada sebuah e-mailbox. Si pemilik alamat e-mail baru bisa mendapatkan e-mail itu kalau yang bersangkutan mengecek e-mailbox-nya. Jadi, tidak benar kalau dibayangkan bahwa untuk bisa menerima e-mail kita harus terhubung terus menerus dengan internet.
Untuk bisa menerima e-mail kita mesti memiliki sebuah account pada suatu e-mail server, yang tentu berada pada sebuah ISP (Internet Service Provider). Ini sama dengan bila kita memiliki alamat rumah kita. Hanya bedanya, bila pada surat biasa kita hanya bisa menerima surat manakala kita berada di alamat kita, sedangkan pada e-mail, kita bisa menerimanya di mana saja kita berada.
Hal itu bisa dilakukan karena bila kita bisa mengkontak sebuah e-mail server di mana kita punya account e-mail, maka kita bisa mengambil / men-download semua e-mail yang ditujukan kepada alamat e-mail yang kita miliki. Untuk itu kita mesti memperhatikan protokol penerimaan dan pengiriman e-mail. Protokol di sini maksudnya adalah sebuah prosedur standard untuk mengatur transmisi data di antara komputer-komputer. Untuk pengiriman, protokolnya adalah SMTP, singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol; untuk penerimaan, protokolnya adalah POP singkatan dari Post Office Protocol. Setiap e-mail server memiliki SMTP dan POP yang berbeda-beda.
D. Macam-macam e-mail
a. POP Mail
POP singkatan dari Post Office Protocol. Jalan yang dilalui sebuah e-mail mirip dengan yang dialami oleh sebuah snail mail, yang harus melewati beberapa kantor pos perantara sebelum akhirnya sampai ke tujuan. Sebuah e-mail akan melewati beberapa komputer yang berperan sebagai router atau e-mail server, sebelum akhirnya tiba pada e-mail server yang ada pada ISP di mana alamat e-mail kita terdaftar.
E-mail jenis ini sama dengan e-mail yang kita terima dari ISP (bagi yang connect dari rumah dan kantor). Contohya apabila kita menggunakan jasa ISP Indo.net maka akan mendapatkan satu atau lebih layanan internet.
Keuntungan:
  1. Lebih cepat untuk mengirim beberapa e-mail sekaligus
  2. Dapat mengunakan server e-mail dari ISP (provider) untuk mengirim
  3. Tidak perlu dikejar waktu untuk membalas e-mail karena dapat mengetik e-mail dengan offline dan baru dikirim.
Kerugian:
  1. Harus mendownload e-mail dahulu selama online
  2. Diharuskan mensetting pada program e-mail tersendiri seperti Eudora, Netscape e-mail, Microsoft Outlook
  3. Diharuskan untuk men-setup program e-mail dari dan kemanae-mail tersebut di kirim.
b. E-mail Forwarding
E-mail Forwarding adalah nama e-mail netter yang di forward atau dipindahkan. Netter cukup meminta sebuah nama e-mail dan meminta ISP tersebut untuk memindahkan ke e-mail lain. e-mail Forwarding berfungsi mengalihkan (mengirim kembali) sebuah nama e-mail lain dan server akan mengirimkan ke e-mail lain yang sudah ditentukan sewaktu meregistrasi. Forward e-mail tidak mengijinkan sebuah nama e-mail yang bouncing atau berpindah dengan nama yang sama. Bila ini dilakukan, e-mail forward akan menghapus e-mail Forwarding tersebut.
E-mail jenis ini akan terasa manfaatnya apabila kita yang belum menemukan layanan e-mail yang cocok atau suka ganti-ganti e-mail. Pada dasarnya ini merupakan e-mail yang dikirim kepadanya ke account kita yang lain.
Keuntungan:
  1. Berfungsi mengirim sebuah nama e-mail ke nama e-mail lain
  2. Dapat berganti-ganti (forward) ke server / nama e-mail lain
Kerugian:
  1. Bertujuan hanya memindahkan e-mail
  2. Attachment file biasanya dibatasi.
c. Web Base E-mail
Web-based e-mail, atau e-mail berbasis web dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan jasa e-mail kepada orang yang memiliki akses internet, tetapi tidak memiliki account e-mail sendiri, atau yang dimiliki bukan akses ke e-mail server, tapi ke sebuah web server.
Jadi, orang yang akan mengirimkan e-mail pertama-tama harus mengikuti prosedur untuk membuat sebuah account e-mail yang pada umumnya disediakan secara gratis. Setelah selesai kita akan memiliki sebuah account e-mail dengan user name yang telah kita tentukan dan domain name yang sudah ditetapkan oleh si pemberi jasa e-mail gratis ini, termasuk dengan password.
Bila kita akan mengecek apakah ada e-mail yang ditujukan untuk kita maka kita akan harus masuk ke bagian inbox yang tentu disediakan di halaman tertentu di website yang memberikan jasa e-mail semacam ini. Sekali lagi, semuanya tidak menggunakan e-mail client, tapi fasilitas yang dibuat khusus pada sebuah website. Contoh untuk ini banyak sekali, seperti hotmail.com, yahoo.com, gmail.com, dan lain-lain.
Keuntungan:
  1. Real time
  2. Sangat mudah digunakan
  3. Tidak perlu mendownload e-mail dan langsung dilakukan selama online
Kerugian:
  1. Mengirim dan membuka e-mail harus dilakukan selama online
  2. Harus dibuka satu persatu pada e-mail
  3. Membalas e-mail juga harus selama online.
D. Etika Menggunakan E-mail
Etika dalam e-mail sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada e-mail yang isinya formal ada yang informal. Beberapa hal penting:
  1. Jangan mengirim e-mail dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas e-mail penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia email juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran e-mail yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya.
  2. Jangan mengirim lanjut (forward) e-mail tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.
  3. Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.
  4. Gunakan kata-kata dengan santun. Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.
  5. Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda berteriak.
E. Cara Kerja e-mail
Yang kita lakukan bila kita berkomunikasi menggunakan e-mail adalah mengetikkan pesan yang akan kita kirim pada program komputer yang dikhususkan untuk keperluan ini (email client), seperti Outlook Express, Netscape Communicator, Eudora, Pegasus, dan lain-lain. Kemudian pesan yang telah selesai disusun kita kirimkan, setelah sebelumnya kita menghubungkan komputer kita dengan internet.
Biasanya bersamaan dengan mengirim, kita juga sekaligus mengecek apakah ada pesan yang ditujukan ke alamat kita. Setelah itu kita bisa memutuskan hubungan dengan internet. Bila kita telah terampil mengoperasikan program e-mail yang digunakan, proses tadi dapat berlangsung sangat cepat. Hasilnya kita dapat melakukan penghematan pulsa telpon.
Bahkan di antara mereka yang sering menggunakan e-mail telah berkembang ke dalam konvensi-konvensi pergaulan tertentu, yang sangat penting untuk diketahui oleh para pemula, seperti netiquette, smiley / emoticon, avatar / nickname, dan sebagainya.
Akhirnya dengan semakin canggihnya program e-mail yang digunakan, semakin terbuka pula kemungkinan yang lebih luas. Dewasa ini semua e-mail clients mampu menyertakan file pada e-mail yang dikirimkan, sebagai attachment / lampiran. Ini berarti yang dikirimkan oleh e-mail bukan hanya tulisan, tapi bisa juga suara, gambar, bahkan gambar bergerak.
Cara Membuat e-mail Gratis di Yahoo
Bagi yang masih belum punya e-mail, bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan account e-mail secara gratis di Yahoo.com
1.
Buka browser dan ketik http://mail.yahoo.com
2.
Pada pojok kanan bawah ada kata “Sign Up”, klik link tersebut karena kita belum mempunyai Yahoo ID.
3.
Akan terbuka window yang harus kita isi mengenai data diri kita. Pada sebelah kanan ada tombol drop down “I prefer content from” untuk memilih bahasa yang akan digunakan. Untuk contoh akan digunakan Yahoo US in English.
4.
Adapun form yang harus diisi adalah misalnya seperti:

  • Tell us about yourself: bagian ini kita diminta untuk mengisi nama, jenis kelamin, tanggal lahir, negara dan kode pos
  • Select an ID and password: isi nama yg ingin kita gunakan sebagai identitas, misalnya johgumi, hill_side, dll.
  • In case you forget your ID or password: bagian ini kita diminta untuk mengisi security question ato alamat email lain (bisa dikosongkan jika belum mempunyai e-mail lain) seandainya kita lupa password.
  • Yang terakhir kode verifikasi. Perhatikan huruf kapital jika memang diperlukan.
5.
Setelah itu klik tombol Create My Account. Jika ada data yang masih belum terisi benar biasanya akan diberikan warna merah.
6.
Jika semua sudah terisi dengan benar maka nanti akan terlihat window bahwa account mail Yahoo sudah dibuat.

Daftar pustaka:
https://febri261010.wordpress.com/2013/11/13/materi-tentang-e-mail/ (diakses pada tanggal 1 oktober 2015, jam 9.30 WIB)


kinerja kelompok :
M. Ihsan Fadhlurrahman17514319 searching materi, fasilitator
Nurul Fadillah 18514263 editing, searching materi