1 Oktober
2015, 17:42 WIB
PENGANTAR INTERNET
(elektronic mail)
A. Mengenal e-mail
Electronic
Mail (disingkat e-mail
atau surat-elektronik) atau nama umumnya dalam bahasa
Inggris “e-mail”
(juga: posel atau pos elektronik, dan imel) adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet. Dengan
surat biasa seseorang perlu membeli prangko sebagai
biaya pengiriman, tetapi surat elektronik tidak perlu memakai biaya untuk
mengirim. Biaya yang mungkin dikeluarkan hanyalah biaya untuk membayar koneksi internet.
B. Sejarah e-mail
Sejarah
tentang e-mail tidak lepas pula dari sejarah perkembangan internet,
dimana sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika,
U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk
mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer
sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama
ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu
sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah
jaringan.
Tahun 1972,
Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan
setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah,
sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga
diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan “at” atau
“pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan meluas ke luar
Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer
pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada
tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn
mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal
pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di
Universitas Sussex.
Hari
bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris
berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di
Malvern.
C. Anatomi
Alamat e-mail
Alamat
internet mempunyai 2 bagian penting yaitu :
- Dipisahkan oleh tanda axon/@ (tanda di)
- Bagian sebelum tanda @ (dibaca at)adalah kotak surat (ID) atau User Name atau nama pribadi kita dan sesudahnya adalah domain, yang biasanya nama penyedia jasa internet, seperti yahoo.com, gmail.com, plasa.com dan lain-lain
Anatomi e-mail,
sebagai contoh:
Keterangan:
budiprama@teacher.com
- budiprama : nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
- teacher.com : nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
- .com : subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
- com: menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori bisnis/komersial (commercial)
Sama halnya
dengan surat biasa yang harus melewati beberapa kantor pos sebelum sampai ke
tujuannya, begitu dikirimkan oleh seseorang melalui komputer yang tersambung ke
internet sebuah e-mail masuk ke beberapa komputer lain di sepanjang
jaringan internet. Komputer-komputer itu disebut dengan e-mail server.
Ketika e-mail tersebut sampai ke server yang menjadi tujuan (seperti
yang ditunjuk pada alamat e-mail – kepada siapa kita menulis e-mail)
e-mail tersebut disimpan pada sebuah e-mailbox. Si pemilik alamat
e-mail baru bisa mendapatkan e-mail itu kalau yang bersangkutan
mengecek e-mailbox-nya. Jadi, tidak benar kalau dibayangkan bahwa untuk
bisa menerima e-mail kita harus terhubung terus menerus dengan internet.
Untuk bisa
menerima e-mail kita mesti memiliki sebuah account pada suatu e-mail
server, yang tentu berada pada sebuah ISP (Internet Service Provider).
Ini sama dengan bila kita memiliki alamat rumah kita. Hanya bedanya, bila pada
surat biasa kita hanya bisa menerima surat manakala kita berada di alamat kita,
sedangkan pada e-mail, kita bisa menerimanya di mana saja kita berada.
Hal itu bisa
dilakukan karena bila kita bisa mengkontak sebuah e-mail server di mana
kita punya account e-mail, maka kita bisa mengambil / men-download semua
e-mail yang ditujukan kepada alamat e-mail yang kita miliki.
Untuk itu kita mesti memperhatikan protokol penerimaan dan pengiriman e-mail.
Protokol di sini maksudnya adalah sebuah prosedur standard untuk mengatur
transmisi data di antara komputer-komputer. Untuk pengiriman, protokolnya
adalah SMTP, singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol; untuk
penerimaan, protokolnya adalah POP singkatan dari Post Office Protocol.
Setiap e-mail server memiliki SMTP dan POP yang berbeda-beda.
D.
Macam-macam e-mail
a. POP Mail
POP
singkatan dari Post Office Protocol. Jalan yang dilalui sebuah e-mail
mirip dengan yang dialami oleh sebuah snail mail, yang harus melewati beberapa
kantor pos perantara sebelum akhirnya sampai ke tujuan. Sebuah e-mail
akan melewati beberapa komputer yang berperan sebagai router atau
e-mail server, sebelum akhirnya tiba pada e-mail server
yang ada pada ISP di mana alamat e-mail kita terdaftar.
E-mail jenis ini sama dengan e-mail
yang kita terima dari ISP (bagi yang connect dari rumah dan kantor). Contohya
apabila kita menggunakan jasa ISP Indo.net maka akan mendapatkan satu atau
lebih layanan internet.
Keuntungan:
- Lebih cepat untuk mengirim beberapa e-mail sekaligus
- Dapat mengunakan server e-mail dari ISP (provider) untuk mengirim
- Tidak perlu dikejar waktu untuk membalas e-mail karena dapat mengetik e-mail dengan offline dan baru dikirim.
Kerugian:
- Harus mendownload e-mail dahulu selama online
- Diharuskan mensetting pada program e-mail tersendiri seperti Eudora, Netscape e-mail, Microsoft Outlook
- Diharuskan untuk men-setup program e-mail dari dan kemanae-mail tersebut di kirim.
b. E-mail
Forwarding
E-mail
Forwarding adalah nama
e-mail netter yang di forward atau dipindahkan. Netter
cukup meminta sebuah nama e-mail dan meminta ISP tersebut untuk
memindahkan ke e-mail lain. e-mail Forwarding berfungsi
mengalihkan (mengirim kembali) sebuah nama e-mail lain dan server akan
mengirimkan ke e-mail lain yang sudah ditentukan sewaktu meregistrasi.
Forward e-mail tidak mengijinkan sebuah nama e-mail yang bouncing
atau berpindah dengan nama yang sama. Bila ini dilakukan, e-mail forward
akan menghapus e-mail Forwarding tersebut.
E-mail jenis ini akan terasa manfaatnya
apabila kita yang belum menemukan layanan e-mail yang cocok atau suka
ganti-ganti e-mail. Pada dasarnya ini merupakan e-mail yang
dikirim kepadanya ke account kita yang lain.
Keuntungan:
- Berfungsi mengirim sebuah nama e-mail ke nama e-mail lain
- Dapat berganti-ganti (forward) ke server / nama e-mail lain
Kerugian:
- Bertujuan hanya memindahkan e-mail
- Attachment file biasanya dibatasi.
c. Web Base
E-mail
Web-based
e-mail, atau e-mail
berbasis web dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan jasa e-mail
kepada orang yang memiliki akses internet, tetapi tidak memiliki account
e-mail sendiri, atau yang dimiliki bukan akses ke e-mail server,
tapi ke sebuah web server.
Jadi, orang yang akan mengirimkan e-mail pertama-tama harus mengikuti prosedur untuk membuat sebuah account e-mail yang pada umumnya disediakan secara gratis. Setelah selesai kita akan memiliki sebuah account e-mail dengan user name yang telah kita tentukan dan domain name yang sudah ditetapkan oleh si pemberi jasa e-mail gratis ini, termasuk dengan password.
Jadi, orang yang akan mengirimkan e-mail pertama-tama harus mengikuti prosedur untuk membuat sebuah account e-mail yang pada umumnya disediakan secara gratis. Setelah selesai kita akan memiliki sebuah account e-mail dengan user name yang telah kita tentukan dan domain name yang sudah ditetapkan oleh si pemberi jasa e-mail gratis ini, termasuk dengan password.
Bila kita
akan mengecek apakah ada e-mail yang ditujukan untuk kita maka kita akan
harus masuk ke bagian inbox yang tentu disediakan di halaman tertentu di
website yang memberikan jasa e-mail semacam ini. Sekali lagi, semuanya
tidak menggunakan e-mail client, tapi fasilitas yang dibuat khusus pada
sebuah website. Contoh untuk ini banyak sekali, seperti hotmail.com, yahoo.com,
gmail.com, dan lain-lain.
Keuntungan:
- Real time
- Sangat mudah digunakan
- Tidak perlu mendownload e-mail dan langsung dilakukan selama online
Kerugian:
- Mengirim dan membuka e-mail harus dilakukan selama online
- Harus dibuka satu persatu pada e-mail
- Membalas e-mail juga harus selama online.
D. Etika
Menggunakan E-mail
Etika dalam e-mail
sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada e-mail yang isinya
formal ada yang informal. Beberapa hal penting:
- Jangan mengirim e-mail dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas e-mail penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia email juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran e-mail yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya.
- Jangan mengirim lanjut (forward) e-mail tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.
- Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.
- Gunakan kata-kata dengan santun. Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.
- Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda berteriak.
E. Cara
Kerja e-mail
Yang kita
lakukan bila kita berkomunikasi menggunakan e-mail adalah mengetikkan
pesan yang akan kita kirim pada program komputer yang dikhususkan untuk
keperluan ini (email client), seperti Outlook Express, Netscape
Communicator, Eudora, Pegasus, dan lain-lain. Kemudian pesan
yang telah selesai disusun kita kirimkan, setelah sebelumnya kita menghubungkan
komputer kita dengan internet.
Biasanya
bersamaan dengan mengirim, kita juga sekaligus mengecek apakah ada pesan yang
ditujukan ke alamat kita. Setelah itu kita bisa memutuskan hubungan dengan
internet. Bila kita telah terampil mengoperasikan program e-mail yang
digunakan, proses tadi dapat berlangsung sangat cepat. Hasilnya kita dapat
melakukan penghematan pulsa telpon.
Bahkan di
antara mereka yang sering menggunakan e-mail telah berkembang ke dalam
konvensi-konvensi pergaulan tertentu, yang sangat penting untuk diketahui oleh
para pemula, seperti netiquette, smiley / emoticon, avatar
/ nickname, dan sebagainya.
Akhirnya dengan semakin canggihnya program e-mail yang digunakan, semakin terbuka pula kemungkinan yang lebih luas. Dewasa ini semua e-mail clients mampu menyertakan file pada e-mail yang dikirimkan, sebagai attachment / lampiran. Ini berarti yang dikirimkan oleh e-mail bukan hanya tulisan, tapi bisa juga suara, gambar, bahkan gambar bergerak.
Akhirnya dengan semakin canggihnya program e-mail yang digunakan, semakin terbuka pula kemungkinan yang lebih luas. Dewasa ini semua e-mail clients mampu menyertakan file pada e-mail yang dikirimkan, sebagai attachment / lampiran. Ini berarti yang dikirimkan oleh e-mail bukan hanya tulisan, tapi bisa juga suara, gambar, bahkan gambar bergerak.
Cara Membuat e-mail Gratis di Yahoo
Bagi yang
masih belum punya e-mail, bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk
mendapatkan account e-mail secara gratis di Yahoo.com
1.
|
Buka
browser dan ketik http://mail.yahoo.com
|
2.
|
Pada pojok
kanan bawah ada kata “Sign Up”, klik link tersebut karena kita belum
mempunyai Yahoo ID.
|
3.
|
Akan
terbuka window yang harus kita isi mengenai data diri kita. Pada sebelah kanan
ada tombol drop down “I prefer content from” untuk memilih bahasa yang
akan digunakan. Untuk contoh akan digunakan Yahoo US in English.
|
4.
|
Adapun
form yang harus diisi adalah misalnya seperti:
|
|
|
5.
|
Setelah
itu klik tombol Create My Account. Jika ada data yang masih belum
terisi benar biasanya akan diberikan warna merah.
|
6.
|
Jika semua
sudah terisi dengan benar maka nanti akan terlihat window bahwa account mail
Yahoo sudah dibuat.
|
Daftar pustaka:
https://febri261010.wordpress.com/2013/11/13/materi-tentang-e-mail/
(diakses pada tanggal 1 oktober 2015, jam 9.30 WIB)
kinerja kelompok :
M. Ihsan Fadhlurrahman17514319 searching materi,
fasilitator
Nurul Fadillah 18514263 editing, searching materi
