Selasa, 21 Maret 2017

Perbedaan konseling dan psikoterapi

1.                        Menurut Schertzer dan Stone (1980) Konseling adalah upaya membantu individu melalui proses interaksi yang bersifat pribadi antara konselor dan konseli agar konseli mampu memahami diri dan lingkungannya, mampu membuat keputusan dan menentukan tujuan berdasarkan nilai yang diyakininya sehingga konseli merasa bahagia dan efektif perilakunya.
         Wolberg (1954) merumuskan psikoterapi sebagai suatu bentuk perawatan (atau perlakuan,  treatment)  terhadap masalah yang timbul yang asalnya dari faktor emosi pada mana seorang yang terlatih,  dengan terencana mengadakan hubungan profesional dengan pasien dengan tujuan memindahkan mengubah sesuatu simtom dan mencegah agar simtom tidak muncul pada seseorang yang terganggu pola perilakunya,  untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkem-  bangan pribadi secara lebih positif.
           Neste Eysenek(1961),  seorang yang dikenal sebagai penentang gigih terhadap Psikoanalisis,  merumuskan psikoterapi dalam beberapa ciri yakni :
1. Hubungan antar perorangan yang berlangsung
2. Melibatkan seorang yang terlatih. 
3. Adanya ketidakpuasan pada diri klien tentang sesuatu yang emosional atau penyesuaian diri.
4. Pemakaian metode psikologi. 
5. Aktivitas yang mendasarkan pada teori tentang kelainan mental. 
6. Melalui hubungan yang dilakukan,  bertujuan memperbaiki ketidak puasannya terhadap diri sendiri. 

1.      Tujuan
          Konseling bertujuan untuk membantu seseorang dalam menghadapi tugas-tugas perkembangan agar bisa berlangsung lancar, misalnya remaja yang dibantu dalam menghaadpau masalah menganai kehidupan seksnya, masalah kebebasan yang dituntut dari orang tua atau masalah pekerjaan yang sebaiknya diambil.
Hans & MacLean (1955), mengemukakan tujuan konseling menitikberatkan pada upaya pencegahan agar penyimpangan yang merusak dirinya tidak timbul. Sedangkan psikoterapi terlebih dahulu menangani penyimpangan yang merusak dan baru kemudian menangani usaha pencegahan. 

Persamaan :
  • dasar : teori, metode & data ilmiah yang telah dikaji secara empirik (observasi, wawancara, test, teori2)
  • teknik2 ilmiah : pembicaraan, latihan2
  •  aturan : biaya, waktu, tempat, alat2

Perbedaan

                     Konseling

                        Psikoterapi
Kurang intensif
Lebih intensif
preventif
Kuratif / reapartif
Fokus : edukasi, vocational, perkembangan
Fokus : remedial
Setting : sekolah, industri, social work,
Setting : rumah sakit, klinik, praktek pribadi,
Jumlah intervensi kurang supportive
Jumlah intervensi lebih rekonstructive
Penekanan “normal”
/ masalah ringan
Penekanan “disfungsi” / masalah berat
Short term
Long term

Fungsi dan Tujuan yang berbeda
Konseling
Psikoterapi
Klien
Pasien
Gangguan yang kurang serius
Gangguan yang serius
Masalah jabatan, pendidikan
Masalah kepribadian dan pengambilan keputusan
Berhubungan dengan pencegahan
Berhubungan dengan penyembuhan
Lingkungan pendidikan dan nonmedis
Lingkungan medis
Berhubungan dengan kesadaran
Berhubungan dengan ketidaksadaran
Metode pendidikan
Metode penyembuhan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar